31
Jan
11

Simfoni yang Indah dalam Spectrumsation

“SPECTRUMSATION”, ya inilah tema kegiatan tahun ini yang dipersembahkan oleh angkatan 2010 Jurusan Psikologi dalam kegiatan INAUGURASI PSIKOLOGI UPI 2010. Kegiatan yang diawali oleh angkatan 2007 ini menjadi agenda rutin tahunan Jurusan Psikologi UPI sejak tahun 2008.

Kegiatan INAUGURASI merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh angkatan termuda sebagai persembahan terhadap angkatan-angkatan yang terdahulu. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu jembatan penghubung seluruh angkatan, dimulai dari angkatan tertua (2004) hingga angkatan selanjutnya, karena KITA ADALAH KELUARGA! JUMLAH KITA SATU!

07
Jan
11

Whatever u think, it’s the ‘poem’!

memperhatikan yang kecil
selalu kecil
terkadang muncul keinginan untuk besar
terlalu besar

hingga ada kesempatan untuk besar
dikejar untuk besar
nampak mudah dicapai
proses yang sulit

sampai detik ini
masih menjalani proses
akankah sesuai cita2?
berharap demikian
berdoa demikian
tercapai di tanah dan di langit
sampai saatnya nanti hanya akan tersenyum
melihat jejak kaki kehidupan
sampai detik itu
kebahagiaan selalu……..

menyisakan senyum dan tawa..
Ya Allah mudah-mudahan proses ini, jalan ini
mampu memberi makna
sampai akhirnya nanti
tersenyum bahagia..
meski saat ini menangis
untuk mampu memahami
arti bahagia nanti..
pun tak apa..

by me 170510

Kalau ada yang menganggap ini puisi sampah, it’s OK. Tapi saya selalu menangis ketika membacanya, karena merepresentasi hidupku.

26
Nov
10

Still Procrastination?

Joseph R. Ferrari, Ph.D. adalah salah satu penulis buku Procrastination and task Avoidance, Theory, Research and Treathment, yang diterbitkan oleh Plenum Press, New York. Pada tahun 2003 hingga saat ini, beliau berkontribusi di DePaul University, Chicago, IL, sebagai Professor of Psychology.

Setelah mengenyam pendidikan di Adelphi University, Garden City, New York (1989), jurusan Experimental (Social/Personality) Psychology, beliau lulus dengan gelar Ph.D.

Sebagai ilmuwan psikologi, beliau tertarik pada area psikologi mencakup:
* Chronic Procrastination
* Shame/Guilt as Moral Affects
* Impostor Phenomena
* Self-Handicapping & Attribution
* Attitude Change & Persuasion
* Community-based Service-Learning & Volunteerism
* Community Building & Sense of Community
* Recovery from Addiction
* Health Psychology and Program Evaluation
* Behavior Analysis in the Community

Berikut ini salah satu video yang beliau luncurkan sebagai bukti ketertarikannya terhadap Procrastination

07
Nov
10

Prokrastinasi (via Armein Z. R. Langi in the City of Eden)

thx.. sy ambil bwt tambahan referensi y..

Prokrastinasi adalah sebuah istilah yang menggambarkan orang menunda-nunda sebuah pekerjaan.  Banyak mikir tapi no action. Menurut riset, prokrastinasi ini disebabkan kurangnya kepercayaan diri dalam menghadapi masalah. Menurut saya, prokrastinasi itu sebenarnya proses membuat software dalam otak kita. Dr Seam McCrea dari University of Konstranz di Jerman meneliti hal ini dengan sample 135 mahasiswa.  Hasilnya, apabila tugas yang diberikan cukup … Read More

via Armein Z. R. Langi in the City of Eden

20
Sep
10

IEDUL FITR 1431 H

10
Mar
10

World Cup 2010 Theme Song: Wavin’ Flag Celebration Remix by K’Naan


Ooooooh Wooooooh

Give me freedom, give me fire, give me reason, take me higher
See the champions, take the field now, you define us, make us feel proud
In the streets are, exaliftin , as we lose our inhabition,
Celebration its around us, every nation, all around us

Singin’ forever young, singin’ songs underneath that sun
Let’s rejoice in the beautiful game.
And together at the end of the day.

WE ALL SAY

When I get older I will be stronger
They’ll call me freedom
Just like a wavin’ flag
And then it goes back
And then it goes back
And then it goes back

When I get older I will be stronger
They’ll call me freedom
Just like a wavin’ flag
And then it goes back
And then it goes back
And then it goes

Oooooooooooooh woooooooooohh hohoho

Give you freedom, give you fire, give you reason, take you higher
See the champions, take the field now, you define us, make us feel proud
In the streets are, exaliftin, every loser in ambition,
Celebration, its around us, every nations, all around us

Singin’ forever young, singin’ songs underneath that sun
Let’s rejoice in the beautiful game.
And together at the end of the day.

WE ALL SAY

When I get older, I will be stronger
They’ll call me freedom
Just like a wavin’ flag
And then it goes back
And then it goes back
And then it goes back

When I get older I will be stronger
They’ll call me freedom
Just like a wavin’ flag
And then it goes back
And then it goes back
And then it goes

Wooooooooo Ohohohoooooooo ! OOOoooooh Wooooooooo

WE ALL SAY !

When I get older I will be stronger
They’ll call me freedom
Just like a wavin’ flag
And then it goes back
And then it goes back
And then it goes back

When I get older I will be stronger
They’ll call me freedom
Just like a wavin’ flag
And then it goes back
And then it goes back
And then it goes

Wooo hooooo hohohohoooooo

And everybody will be singin’ it

Wooooooooo ohohohooooo

And we are all singin’ it

03
Mar
10

PERGAULAN MENUJU SUKSES DALAM KEWIRAUSAHAAN

PERGAULAN MENUJU SUKSES DALAM KEWIRAUSAHAAN

Menurut Joseph Schumeter, Entrepreneur atau wirausaha adalah orang yang mendobrak system ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. Dalam definisi ini ditekankan bahwa seorang wirausaha adalah orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Menjadi seorang wirausaha, bisa dikatakan gampang – gampang susah, tetapi niat dan keinginan menjadi seorang wirausahawan haruslah diasah dan perlu dicoba. Mampu memotivasi diri yang baik menuju sukses dalam bisnis, kewirausahaan dan kerja merupakan impian banyak orang. Namun semua usaha apapun ketika berangkat dari ketidaktahuan, maka nilai efektifitas menuju terwujudnya sebuah kesuksesan sangat kecil. Peluang sukses akan rendah.

Di dalam makalah ini akan dijelaskan betapa pentingnya memperluas pergaulan untuk menjadi seorang wirausahawan. Hal ini mampu dilakukan dengan menambah pergaulan, menjalin sebanyak mungkin teman, sahabat dan orang baru di sekitar kita. Dari network pergaulan kita, akan terbuka peluang yang bagus untuk berkaca diri, membuka diri dan melihat potensi diri yang bisa anda pupuk dan kembangkan.

Namun sebelumnya, tidak ada salahnya bila kita melihat gambaran umum terlebih dahulu mengapa pergaulan yang luas diperlukan untuk menjadi wirausahawan. Di bawah ini akan dijelaskan pentingnya bagi seseorang yang ingin manjadi wirausahawan untuk mengenali potensi dalam dirinya dan kita akan ketahui apa hubungannya dengan pembahasan makalah ini yakni pergaulan dalam kewirausahaan.

Kita perlu mampu mengenal potensi diri kita sejak awal, sehingga banyak terjadi dan kita dengar, seseorang dengan usaha yang minimalis dan sederhana namun begitu cepat menjadi sukses dalam bisnisnya, kerjanya, dan wirausahanya.

Mengenali diri merupakan modal dan kekuatan, terutama kekuatan untuk membangun kekuatan berikutnya menuju sukses menangkap peluang bisnis, peluang kerja, peluang sukses, peluang peningkatan reputasi.

Secara umum dan singkat tipe kepribadian manusia menurut Psikolog dari Amerika yang terkenal dengan JL Holland dapat dibedakan dengan 6 macam:

a. Tipe Kepribadian Konvensional

Ciri ciri dari kepribadian konvensional adalah bersikat hati-hati, mengikuti arus, metodis, efisien, cermat, tidak fleksibel, pemalu, tidak mau menonjolkan diri, patuh, teratur, tekun, praktis, cermat, sopan, dan tidak imajinatif.

Pekerjaan yang cocok untuk tipe konvensional adalah : resepsionis, sekretaris, klerek, operator komputer atau akuntan.

b. Tipe Kepribadian Sosial

Ciri-ciri kepribadian konvensional adalah: menyukai orang, menikmati pergaulan, ramah, dermawan, suka menolong, baik hati, mudah berempati, persuasif, sabar, suka bekerja sama, bertanggungjawab bijaksana, dan hangat.

Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini adalah: Guru, ibu rumah tangga, atau konsultan manajemen.

c. Tipe Kepribadian Investigative

Ciri-ciri Kepribadian investigative adalah rasional, analitis, kompleks, selalu ingin tahu, teliti, senang menyendiri, isntrospektif, pemalu, penuh kehati-hatian, tidak terburu-buru, tidak terbawa emosi, dan tidak terlalu disukai orang.

Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini: ilmuwan, dokter, penerjemah, surveyor, peneliti, atau dosen.

d. Tipe Kepribadian Artisitik

Ciri-ciri Tipe Kepribadian artisitik adalah tidak rapi, emosional, impulsive, tiakpraktis, mandiri, instrospektif, imajinatif, orisional, tidak senang, mengikuti arus, intuitif, peka, terbuka, dan disukai banyak orang.

Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini adalah: penulis, musisi, jurnalis, seniman, disainer, actor, atau kritikus seni.

e. Tipe Kepribadian Realistis

Ciri-ciri kepribadian realistis adalah tidak suka omong kosong, tidak suka mengumbar janji atau kata-kata, keras kepala, materialistis, praktis, menjauhi diri dari pergaulan social, sedikit bergaul, bersikap wajar tidak dibuat-buat, berterus terang, cenderung mengikuti arus, fleksibel, tekun, dan cermat.

Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini antara lain : sopir, pilot, mekanik, juru masak, atau petani.

f. Tipe Kepribadian Pengusaha

Ciri-ciri tipe kepribadian pengusaha adalah gigih, ambisius, menyenangkan, mendominasi, menyukai petualangan, suka coba-coba, terkadang bertindak berlebihan, suka berbicara, penuh rasa percaya diri, sangat optimis, dan siap mencoba apapun.

Pekerjaan yang cocok untuk kepribadian ini adalah : penjual, eksekutif, manajer, atau wiraswasta/wirausahawan.

Telah dipaparkan bahwa seorang wirausahawan merupakan pekerjaan yang cocok bagi pribadi yang gigih, ambisius, menyenangkan, mendominasi, menyukai petualangan, suka coba-coba, terkadang bertindak berlebihan, suka berbicara, penuh rasa percaya diri, sangat optimis, dan siap mencoba apapun. Bila kita telaah dalam keterampilan komunikasinya, maka berdasarkan hal tersebut, seorang wirausahawan perlu memiliki keterampilan dalam berkomunikasi interpersonal atau yang biasa disebut dengan kemampuan “bergaul”.

Selain paparan di atas yakni mengenai potensi diri yang penting dikenali oleh seseorang yang ingin menjadi seorang wirausahawan, berikut ini pula beberapa cara sukses menjadi wirausahawan secara umum, antara lain:

  • Percaya Diri

Seorang pengusaha harus dapat memiliki percaya diri, artinya begini, sifat percaya diri seseorang tentunya membawa seseorang pada pergaulan yang lebih luas, namun bukan berarti bebas. Seseorang pengusaha harus bisa menjalin pergaulan yang lebih luas yang nantinya dapat dijadikan pasar untuk usaha yang dijalaninya.

  • Berorientasi pada Tugas dan Hasil

Seorang pengusaha harus konsisten terhadap usaha yang dijalaninya dan tentu saja sudah mempertimbangkan matang-matang tentang hasil yang akan diperoleh nantinya.

  • Kepemimpinan

Setiap manusia mempunyai jiwa kepemimpinan, namun bagaimana sifat itu dipupuk semenjak kita masih kecil hingga terbentuk jiwa yang tangguh dan dapat memberikan pengaruh diamanapun ia berada. Sifat inilah yang harus dimiliki seorang pengusaha, karena yang akan ia bangun nantinya adalah lapangan pekerjaan, siafat ini sangat cocok untuk memanage lapangan pekerjaan yang dibangun agar menjadi solid.

  • Keorisinilan

Tidak semua orang mempunyai keorisinilan. Maksud dari orisinil disini adalah sifat yang inovatif, artinya seorang pengusaha harus bisa memunculkan ide-ide baru untuk sebuah wirausaha yang akan dijalaninya.

  • Berorientasi ke Masa Depan

Seorang pengusaha tentunya sudah mempunyai langkah-langkah tertentu untuk mencapai kesuksesan. Harus dapat melihat sudut pandang terhadap usaha yang ia jalani, dan mempunyai gambaran terhadap prospek akan usaha yang ia jalani.

Kembali menyoroti paparan tersebut, didapatkan pula percaya diri sebagai salah satu faktor kemampuan bergaul dalam dunia usaha sangat diperlukan. Sifat percaya diri seseorang tentunya membawa seseorang pada pergaulan yang lebih luas, namun bukan berarti bebas. Seseorang pengusaha harus bisa menjalin pergaulan yang lebih luas yang nantinya dapat dijadikan pasar untuk usaha yang dijalaninya. Bila hal ini mampu dilakukan dengan baik maka akan terus bertambah pergaulan, menjalin sebanyak mungkin teman, sahabat dan orang baru di sekitar kita.

Menurut Murphy dan Peek yang diterjemahkan dalam bukunya oleh Bukhari Alam, ada delapan anak tangga yang meliputi keberhasilan seorang wirausahawan dalam mengembangkan profesinya, yaitu:

  • Kerja keras

Kerja keras merupakan modal keberhasilan seorang wirausaha. Setiap pengusaha yang sukses menempuh kerja keras yang sungguh-sungguh dalam usahanya.

  • Kerjasama dengan orang lain

Kerjasama dengan orang lain dapat diwujudkan dalam lingkungan pergaulan sebagai langkah pertama untuk mengembangkan usaha. Seorang wirausaha harus murah hati, mudah bergaul, ramah dan disenangi masyarakat dan menghindari perbuatan yang merugikan orang lain.

  • Penampilan yang baik

Penampilan yang baik ditekankan pada penampilan perilaku yang jujur dan disiplin.

  • Yakin

Seorang wirausaha harus dapat yakin kepada diri sendiri, yaitu keyakinan untuk maju dan dilandasi ketekunan serta kesabaran.

  • Pandai membuat keputusan

Seorang wirausaha harus dapat membuat keputusan. Jika dihadapkan pada alternatif sulit, dengan cara pertimbangan yang matang, jangan ragu – ragu dalam mengambil keputusan yang baik sesuai dengan keyakinan.

  • Mau menambah Ilmu pengetahuan

Dengan menambah ilmu pengetahuan, terutama di bidang usaha, diharapkan seorang wirausaha dapat mendukung kemampuan dan kemajuan dalam usaha

  • Ambisi untuk maju

Tanpa ambisi yang kuat, seorang wirausaha tidak akan dapat mencapai keberhasilan. Ambisi yang kuat, harus diimbangi dengan usaha yang keras dan disiplin diri yang baik.

  • Pandai berkomunikasi

Seorang wirausaha harus dapat menarik orang lain dengan tutur kata yang baik, sopan, jujur dan percaya diri. Dengan demikian akan memberi kesan kepada orang lain menjadi tertarik daan orang akan percaya dengan apa yang disampaikan.

Dalam delapan anak tangga yang meliputi keberhasilan seorang wirausahawan dalam mengembangkan profesinya tersebut, terdapat dua hal yang termasuk ke dalam kecakapan dalam “bergaul” yakni kemampuan kerja sama dengan orang lain dan pandai berkomunikasi. Bagaimanapun, seorang wirausahawan perlu memperluas pergaulannya karena tidak akan terlepas dari bagaimana bekerjasama dan berkomunikasi dengan orang lain. Seseorang yang ingin sukses dalam berwirausahaan perlu melatih kemampuannya dalam berkomunikasi dengan orang lain, sehingga mereka yang menjadi ketika kita menjadi komunikator, maka mereka yang menjadi komunikan (penerima pesan dalam komunikasi) akan menyambut dengan respon yang baik yakni yang menunjukkan ketertarikannya pada pesan yang kita sampaikan (misalnya dalam penawaran kerja sama). Bila telah sama-sama mendapatkan sinkronisasi, maka akan terjalin kerja sama dan tidak berhenti sampai begitu saja. Rekan yang bekerja sama dengan kita, akan memperkenalkan kita pada rekan-rekannya yang lain. Bila semacam ini berlangsung dengan baik, maka pertemanan akan semakin tumbuh bercabang-cabang, sehingga usaha yang kita miliki akan tersebar melalui jalinan pergaulan tersebut.

Referensi:

GPPB Kewirausahaan Kota Tegal

Kewirausahaan, Penerbit ALFABETA Bandung

http://hendaronesblog.blogspot.com/2009/04/prospek-yang-menjanjikan-dari-wirausaha.html

http://ipan.web.id/2008/10/kewirausahaan-dan-motivasi-diri-sukses-mengenali-potensi-diri-berdasar-kepribadian/

http://kopiradix.multiply.com/journal/item/29/Hambatan_Menuju_Sukses

http://www.mail-archive.com/jamaah@arroyyan.com/msg00313.html

26
Jan
10

TEMU MUDI-MUDI BOJONEGARA

TEMU MUDI-MUDI BOJONEGARA” diadakan pada 24 Januari 2010 di Ulul Albab pkl 10.00-12.00.

Kegiatan ini dihadiri oleh Mudi-mudi Bojonegara sebagai mengawali program kerja Divisi Keputrian Muda-mudi Bojonegara 2010. Acara ini berhasil dihadiri oleh 20 mudi-mudi.

Acara yang dilaksanakan setelah pengajian ini, diawali dengan Presentasi Program Kerja Div. Keputrian MUDA-MUDI BOJONEGARA 2010 kemudian Perkenalan masing-masing mudi-mudi Bojonegara dan acara puncak yakni “Ngarujak Bareng”. Lalu diakhiri dengan sesi foto-foto yang ditampilkan sebagai berikut.

Mudah-mudahan kegiatan ini merupakan awal bagi kemajuan generasi penerus khususnya Bojonegara dan umumnya semua muda-mudi.

Alhamdulillah jaza kumullahu khoiro

06
Nov
09

P S D O BEM REMA UPI 2009 (Sukwana)

"P S D O"

01
Nov
09

Manajemen Sumber Daya Manusia dan Psikologi

A. Definisi Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Para Ahli
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Menurut Henry Simamora dalam Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik.
Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.
Malayu S.P. Hasibuan, mengartikan manajemen SDM adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien dalam membantu terwujudnya tujuan organisasi, karyawan dan masyarakat.
Menurut Edwin B. Flippo, manajemen personalia/SDM adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian dari pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemberhentian karyawan atau pegawai, dengan maksud terwujudnya tujuan organisasi, individu, karyawan dan masyarakat.
Dari keempat definisi menurut para ahli mengenai Manajemen sumber daya manusia tersebut, dapat disimpulkan bahwa Manajemen sumber daya manusia merupakan ilmu yang berhubungan dengan prosedur yang bersifat kontinum meliputi implementasi perencanaan kerja, pengorganisasian, pengarahan (pengembangan dan pemeliharaan tenaga kerja) serta pengawasan (evaluasi kinerja dan kompensasi) terhadap tenaga kerja yang beraktivitas dalam suatu organisasi atau perusahaan dalam rangka terwujudnya tujuan organisasi atau perusahaan.

B. Tantangan Manajemen SDM Masa Kini
Perusahaan membutuhkan adanya Manajemen sumber daya manusia untuk membantu terwujudnya tujuan perusahaan. Byars dan Rue (1997) menyatakan bahwa tantangan Manajemen sumber daya manusia saat ini dan mendatang adalah muncul isu-isu keberagaman di tempat kerja, adanya perubahan tuntutan dari pemerintah, adanya perubahan struktur organisasi, adanya perkembangan teknologi khususnya teknologi informatika, dan adanya isu pendekatan manajemen yang cenderung kearah pemberdayaan karyawan dan tim kerja mandiri.
Selain itu pula, tantangan MSDM di masa kini dapat digolongkan menjadi dua, sebagai berikut.
1. Tantangan Eksternal
a. Perubahan Lingkungan Bisnis yang cepat
b. Keragaman Tenaga Kerja
c. Globalisasi
d. Peraturan Pemerintah
e. Perkembangan pekerjaan dan peranan keluarga
f. Kekurangan Tenaga Kerja yang Terampil
2. Tantangan Internal
a. Posisi Organisasi dalam Bisnis yang Kompetitif
b. Fleksibilitas
c. Pengurangan Tenaga Kerja
d. Tantangan Restrukturisasi
e. Bisnis Kecil
f. Budaya Organisasi
g. Teknologi
h. Serikat Pekerja

Di Asia sendiri, terdapat sorotan terhadap tantangan Manajemen sumber daya manusia berdasarkan hasil kajian Hewitt Associates yang dilakukan atas 80 perusahaan terkemuka dan praktisi senior manajemen SDM di Cina, India dan Singapura yang diumumkan di Singapura, Agustus 2008. Kajian Hewitt mengidentifikasikan tiga tantangan utama MSDM, antara lain:
a) Problem keterbatasan tenaga kerja terampil atau disebut paradoks kapasitas
Asia sebagai kawasan dengan penduduk terpadat di dunia saat ini tengah mengalami keterbatasan dalam pasar tenaga kerja, khususnya ketersediaan tenaga profesional ahli dan talenta. Terbatasnya talenta tenaga kerja yang ahli mengakibatkan krisis kepemimpinan, sehingga menghambat pertumbuhan di banyak organisasi.
b) Pergeseran norma dan budaya
Selain permasalahan mengenai keterbatasan talenta tenaga kerja, terdapat pula tantangan lain yakni pergeseran norma dan budaya. Hal ini ditunjukkan dengan semakin individualistisnya tenaga kerja Asia. “Pada masa lalu, pegawai bekerja seumur hidup di sebuah perusahan. Tapi, saat ini tenaga kerja semakin sering berpindah kerja dan mencari kesempatan kerja yang lebih baik,” Bell memberi contoh.
c) Perubahan kontrak ketenagakerjaan
Lebih jauh Andrew Bell memaparkan, dewasa ini terjadi penekanan yang lebih tinggi terhadap kinerja dan orientasi terhadap pelanggan. Akibatnya, mau tidak mau, perusahaan harus memberikan karyawan kebebasan, motivasi, keberdayaan dan tantangan yang lebih tinggi dalam pekerjaan.

C. Relevansi Ilmu Psikologi dengan Manajemen SDM dan Kontribusi Keduanya
Manajemen Sumber Daya Manusia, disingkat MSDM merupakan suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur sumber daya yang dimiliki oleh individu dapat digunakan secara maksimal sehingga tujuan (goal) menjadi maksimal. Manajemen SDM juga merupakan bidang ilmu manajemen yang khusus mempelajari hubungan dan peranan manusia dalam organisasi. Unsurnya adalah manusia yang merupakan tenaga kerja pada sebuah lembaga atau organisasi. Dengan demikian fokus yang dipelajari manajemen sumber daya manusia ini hanyalah masalah-masalah yang berhubungan dengan tenaga kerja manusia saja.
Manajemen SDM mempergunakan manusia sebagai kajian materi yang digunakan dalam disiplin ilmu ini. Manusia merupakan makhluk yang berperilaku sebab perilaku merupakan manifestasi kejiwaan diri manusia. Disiplin ilmu yang erat kaitannya dengan hal tersebut yakni psikologi. Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari perilaku yang merupakan manifestasi kejiwaan manusia. Dengan demikian, kedua disiplin ilmu yakni Manajemen SDM dan Psikologi memiliki relevansi terkait keduanya sama-sama mengkaji manusia. Hanya saja, Manajemen SDM mempelajari manusia yang beraktivitas dalam suatu organisasi atau perusahaan terkait dengan pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan. Selain itu, kajian ilmu psikologi juga akan memberikan kontribusi terhadap disiplin ilmu Manajemen SDM dalam mempelajari tingkah laku manusia serta aktivitas di dalam mengelola SDM yang mencakup fungsi perencanaan, pengorganisasian, serta pengawasan dan pengarahan.
Proses perencanaan, pengorganisasian, serta pengawasan dan pengarahan sumber daya manusia merupakan hal yang kompleks sebab manusia mempunyai pikiran, perasaan, status, keinginan dan latar belakang yang berbeda atau berlainan yang dibawa ke dalam organisasi. Oleh sebab itu, perlu didukung dengan pengetahuan yang mengkaji komponen-komponen kejiwaan pada manusia sebagai makhluk yang unik. Pengetahuan yang dimaksud yakni terdapat dalam kajian ilmu psikologi.
Secara umum, berbagai teori, metode dan pendekatan Psikologi dapat dimanfaatkan di berbagai bidang dalam perusahaan. Salah satu hasil riset yang dilakukan terhadap para manager HRD menunjukkan bahwa lebih dari 50% responden menyebutkan Psikologi Industri dan Organisasi memberikan peran penting pada area-area seperti pengembangan manajemen SDM (rekrutmen, seleksi dan penempatan, pelatihan dan pengembangan), motivasi kerja, moral dan kepuasan kerja. 30% lagi memandang hubungan industrial sebagai area kontribusi dan yang lainnya menyebutkan peran penting PIO pada desain struktur organisasi dan desain pekerjaan.
Hasil riset tersebut di atas mungkin hanya menggambarkan sebagian besar area di mana Psikologi dapat berperan. Satu hal yang belum disebutkan di atas misalnya peran para psikolog dalam menangani individu-individu yang mengalami masalah-masalah psikologis melalui employees assistant program (EAP) atau pun klinik-klinik yang dimiliki oleh perusahaan. Penanganan individu yang mengalami masalah psikologis sangat besar pengaruhnya terhadap produktivitas dan kinerja perusahaan. Hal tersebut sangatlah wajar mengingat bahwa perusahaan digerakan oleh individu-individu yang saling berinteraksi di dalamnya.
Menurut John Miner dalam bukunya Industrial-Organizational Psychology (1992), peran psikologi dalam perusahaan dapat dirumuskan dalam 4 bagian, antara lain:
1. Terlibat dalam proses input yakni melakukan rekrutmen, seleksi, dan penempatan karyawan.
2. Berfungsi sebagai mediator dalam hal-hal yang berorientasi pada produktivitas yakni melakukan pelatihan dan pengembangan, menciptakan manajemen keamanan kerja dan teknik-teknik pengawasan kinerja, meningkatkan motivasi dan moral kerja karyawan, menentukan sikap-sikap kerja yang baik dan mendorong munculnya kreativitas karyawan.
3. Berfungsi sebagai mediator dalam hal-hal yang berorientasi pada pemeliharaan yakni melakukan hubungan industrial (pengusaha-buruh-pemerintah), memastikan komunikasi internal perusahaan berlangsung dengan baik, ikut terlibat secara aktif dalam penentuan gaji pegawai dan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkannya, pelayanan berupa bimbingan, konseling dan therapy bagi karyawan-karyawan yang mengalami masalah-masalah psikologis
4. Terlibat dalam proses output yakni melakukan penilaian kinerja, mengukur produktivitas perusahaan, mengevaluasi jabatan dan kinerja karyawan.

Dari rumusan John Miner tersebut, dapat ditelaah bahwa psikologi sangat erat kaitannya dengan Manajemen sumber daya manusia. Hal-hal yang menyangkut penempatan tenaga kerja, pelatihan dan pengembangan tenaga kerja, pengawasan kinerja, pemeliharaan, serta evaluasi merupakan komponen-komponen prosedur dalam Manajemen SDM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa psikologi memberikan kontribusi dalam berjalannya Manajemen SDM dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Referensi:
Anonim. 2008. (Online). Tersedia: http://portalhr.com/beritahr/organisasi/1id1072.html. (4 Oktober 2009)
Fadliyanur. 2008. Manajemen SDM. (Online). Tersedia: http://fadliyanur.blogspot.com/2008/03/manajemen-sdm.html. (4 Oktober 2009)
Vivienn. 2009. Pengertian Psikologi Personalia. (Online). Tersedia: http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-makalah-tentang/pengertian-psikologi-personalia. (4 Oktober 2009)

http://sarlito.hyperphp.com/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=27

http://cafepojok.com/forum/showthread.php?t=25128




Calendar

March 2012
M T W T F S S
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

masukkan alamat e-mail mu untuk mendapatkan info ter-update dr sinotonk's blog (akan dikirim notif di surelmu)

Join 145 other followers

Popular Clicks

  • None

point of view

just haven't ridden this monster yet


It's all about an interest things that closest happened in my life..

Blog Stats

  • 5,069 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 145 other followers